kaos Gojo keren

kaos Gojo keren
promo harga hanya 15.000 harga sebenarnya 50.000

Rabu, 14 September 2022

Gambar email baru


 1. klik logo gmail

2. ketik nama dan email yg mau dibuat
3. buat sandi dan konfirmasi
4. lalu kalau ada menu isi nomer telp
5. klik berikutnya
6. beri gambar pada profil
7. dan selesai

Rabu, 07 September 2022

Menambahkan menu bar

 

Membuat Menu Bar Dengan Memanfaatkan Gadget

Lankah-langkah untuk membuat menu pada bagian atas atau menu bar pada blog. ikuti urutanya sampai terakhir.

  1.  Langkah pertama kita masuk ke dasbor (+ tambah gadget tidak akan muncuk kalau sudah pernah dibuat nomor 2)



     2. ubalah nama sesuai keinginan kemudian simpan

Manfaat internet bagi pendidikan

 

Manfaat Internet Bagi Pendidikan

11 Manfaat Internet Bagi Pendidikan

Siapa yang tidak kenal dengan internet? Dewasa internet menjadi kebutuhan banyak pihak mulai dari perorangan, badan usaha, pemerintah, perusahaan dsb. Kebutuhan akan internet ini semakin meningkat dari hari ke hari. Namun sebenarnya, apasih internet itu? Lalu apa manfaatnya, misal dalam dunia pendidikan? Mari kita bahas dalam ulasan artikel berikut.

Interconnection-networking atau Internet merupakan merupakan seluruh jaringan komputer yang saling terhubung meggunakan standar sistem global untuk melayani penguna di seluruh dunia mengguankan sistem global transmission control protocol/internet protocol (TCP/IP). Jaringan komputer yang bernama internet ini pertama kali dibentuk pada tahun 1969 oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat melalui proyek yang disebut Advanced Research Project Agency Network (ARPANET). Pada awalnya mereka mendemonstrasikan bagaimana kita bisa berkomunikasi dengan jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon menggunakan software dan hardware komputer berbasis UNIX. Proyek ARPANET yang merancang bentuk jaringan, kehandalan dan besarnya informasi yang didapatkan ini kemudian memilki standar sendiri dan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang kini dikenal sebagai transmission control protocol/internet protocol (TCP/IP).

Pada awalnya, ARPANET merupakan proyek yang ditujukan untuk keperluan militer. Sistem jaringan tersebut dibuat Departemen Pertahanan Amerika Serikat secara tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah penting untuk mengatasi masalah apabila terdapat serangan nuklir serta untuk menghindari adanya informasi terpusat yang sewaktu-waktu dapat dihancurkan oleh musuh ketika perang. Konon ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yang terdiri dari  Stanford Research Institue, University of California, Santa Barbara dan University of Utah.

Setelah diperkenalkan secara umum pada tahun 1972, ARPANET kemudian mejadi proyek yang berkembang pesat diseluruh daerah hingga membuat semua universitas di negara tersebut ingin bergabung. Dikarenakan kewalahan menghadapi permintaan, ARPANET kemudian dipecah menjadi dua menjadi “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk melayani keperluan non militer. Nah, gabungan antara MILNET dan ARPANET ini disebut dengan DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi internet.

Internet ini kemudian dijaga oleh perjanjian bilateral atau multilateral dan spesifikasi teknikal. Spesifikasi teknikal merupakan protokol yang menerangkan perpindahan data antar rangkaian yang dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF). Nah, IRTF ini merupakan badan yang mengeluarkan dokumen yang dikenal sebagai Request for Comments (RFC), yang kemudian sebagian dari dokumen tersebut dijadikan sebagai standar internet (Internet Standard) oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architechture Board).

Beberapa protokol yang sering digunakan dalam internet antara lain IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP dan SSL. Sedangkan layanan yang populer dalam internet menggunakan protokol tersebut adalah surat eletronik (e-mail), Usenet, Newsgroup, berbagi berkas (file sharing), world wide web (WWW), Gopher, akses sesi (session access), WAIS, finger, IRC, MUD dan MUSH. Internet juga memungkinkan pengguna untuk mendapatkan layanan terkini seperti web radio webcast dsb yang dapat diakses di seluruh dunia.

Manfaat Internet Bagi Pendidikan

Internet memungkinkan pengguna untuk memiliki akses yang mudah atas berbagai macam informasi. Bahkan diandingkan dengan buku dan perpustakaan, penyebaran informasi dan data melalui internet dapat dikatakan lebih ekstrim. Internet telah banyak mempengaruhi ilmu dan pandangan dunia. Dalam dunia pendidikan, internet memberikan manfaat antara lain sebagai berikut.

1. Sarana mencari informasi
Internet dapat digunakan sebagai sarana mencari berbagai informasi di dunia pendidikan, yang bahkan lebih update dari buku maupun perpustakaan. Dapat dikatakan pula bahwa hampir semua informasi mengenai pendidikan dapat kita akses melalui internet, antara lain seperti materi pelajaran, kurikulum, silabus, soal-soal maupun cara mengerjakannya.

Arti internet

 Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komunikasi yang menggunakan media elektronik, yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.Rangkaian jaringan yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking ("antarjaringan").



Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.

Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

arpanet-5b981f77ab12ae2587665255.jpg

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

Akses Internet

Negara dengan akses Internet yang terbaik termasuk Korea Selatan (50% daripada penduduknya mempunyai akses jalurlebar - Broadband), dan Swedia. Terdapat dua bentuk akses Internet yang umum, yaitu dial-up, dan jalurlebar. Di Indonesia, seperti negara berkembang di mana akses Internet dan penetrasi PC sudah cukup tinggi dengan didukungnya Internet murah dan netbook murah, hanya saja di Indonesia operator kurang adil dalam menentukan harga dan bahkan ada salah satu operator yang sengaja membuat "jebakan" agar pengguna Internet tersebut membayar lebih mahal. Lainnya sekitar 42% dari akses Internet melalui fasilitas Public Internet Access seperti warnet, cybercafe, hotspot dll. Tempat umum lainnya yang sering dipakai untuk akses Internet adalah di kampus dan perkantoran.

Disamping menggunakan PC (Personal Computer), kita juga dapat mengakses Internet melalui Handphone (HP) menggunakan fasilitas yang disebut GPRS (General Packet Radio Service). GPRS merupakan salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel) yang memiliki kecepatan koneksi 115 kbps dan mendukung aplikasi yang lebih luas (grafis dan multimedia). Teknologi GPRS dapat diakses yang mendukung fasilitas tersebut. Pengaturan GPRS pada ponsel tergantung dari operator yang digunakan. Biaya akses Internet dihitung melalui besarnya kapasitas (per-kilobyte) yang diunduh.